Menanggapi aksi tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, langsung menemui para orang tua wali satu jam setelah mereka berkumpul. Dalam forum dialog yang digelar, Sarbin langsung bergerak cepat mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat.
Sarbin menginstruksikan agar seluruh data dan identitas calon siswa yang bermasalah segera dicatat secara rinci untuk dicari jalan keluarnya bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Malut.
“Diidentifikasi dulu seluruh identitas dan keluhannya. Kami dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama panitia, akan memberikan solusi terbaik agar anak-anak ini tetap bisa bersekolah,” tegas Sarbin di hadapan para orang tua.
Di tengah ketegangan para orang tua, Sarbin Sehe sempat melemparkan beberapa candaan yang berhasil mencairkan suasana menjadi lebih harmonis dan sejuk. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menjamin hak pendidikan anak-anak di Maluku Utara.
“Sejatinya, tidak boleh ada anak yang tidak bersekolah. Kami pasti mencarikan solusi terbaik buat anak-anak kita,” pungkasnya.
Pertemuan dan penyampaian aspirasi tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan berakhir dengan membawa angin


Tinggalkan Balasan