HALMAHERA SELATAN-Seorang warga Desa Sumae, Kabupaten Halmahera Selatan bernama Fikram Juma mengalami kekerasan fisik di perjalanan menuju tempat kerjanya, Selasa (9/6/2026). Hingga kini, kasus yang dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan belum menunjukkan kejelasan, sementara terduga pelaku belum pernah diperiksa.
Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIT, saat Fikram berangkat dari rumahnya hendak bekerja di Desa Kaputusang. Di tengah perjalanan, korban tiba-tiba dihadang oleh dua orang warga Desa Kaputusang, yaitu Aldo dan Nabil.
Tanpa dialog terlebih dahulu, kedua pelaku langsung memukul korban hingga terjatuh dari sepeda motor. Meski sudah jatuh, pukulan terus dilancarkan hingga korban mengalami pendarahan di mulut dan hidung, serta memar di sejumlah bagian wajah.
Tak lama setelah kejadian, korban mendatangi Kantor Polres Halmahera Selatan dan melaporkan peristiwa tersebut ke ruang Pelayanan Pengaduan dan Pelaporan (SPKT). Pihak kepolisian telah melakukan visum terhadap korban serta menerbitkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPLP).
Namun, hingga berbulan-bulan berlalu, proses hukum belum berjalan sebagaimana mestinya. Pihak penyidik telah mengirimkan surat panggilan berkali-kali kepada terduga pelaku, namun mereka tidak pernah hadir.
“Penyidik hanya beralasan masih melengkapi berkas dan baru akan menangkap jika berkas sudah rampung. Padahal sejak 9 Juni lalu pelaku belum pernah diperiksa sama sekali,” ungkap keluarga korban.
Keluarga korban juga menyoroti sikap Kepala Desa Kaputusang yang dinilai tidak netral dan berpihak pada warganya sendiri. Surat panggilan yang diserahkan melalui perangkat desa agar pelaku mau hadir di kantor polisi pun diabaikan begitu saja.
Merespons situasi ini, keluarga korban meminta pihak Kepolisian Polres Halmahera Selatan bertindak tegas dan segera menyelesaikan kasus ini sesuai aturan hukum yang berlaku. Mereka juga mengharapkan dukungan dari Kepala Desa Kaputusang serta keluarga pelaku agar lebih kooperatif demi tercapainya keadilan.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Polres Halmahera Selatan terkait kelambatan penanganan kasus tersebut.


Tinggalkan Balasan