TERNATE-Integritas birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Ternate kembali diguncang kabar tak sedap. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate berinisial MD alias Muhlis Djumadil, kini berada di ujung tanduk setelah resmi dilayangkan somasi oleh Law Office Bahmi Bahrun, S.H. & Partners, Senin (16/3/2026).
MD bersama rekannya, SY, diduga kuat melakukan tindakan penipuan dan penggelapan dana milik warga bernama Albar Hamadi dengan modus janji proyek di instansi yang dipimpinnya.
Skandal ini terkuak melalui dokumen teguran hukum (somasi) yang mengungkapkan bahwa peristiwa bermula pada Oktober 2024. MD diduga menggunakan pengaruh jabatannya untuk meyakinkan korban agar menyerahkan uang sebesar Rp15 juta.
Untuk memuluskan aksinya, sang Kadis disebut memberikan janji manis berupa jatah proyek senilai Rp100 juta di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Ternate. Percaya dengan status jabatan MD serta adanya hubungan kekerabatan melalui perantara SY, korban akhirnya mentransfer uang tersebut.
“Saya dijanjikan oleh SY proyek senilai 100 juta dan disuruh transfer langsung ke rekening Kadis Pendidikan kota Ternate (MD). Hal ini juga dikonfirmasi langsung oleh Kadis bahwa ada proyek 100 juta di bidang PAUD,” ungkap Albar Hamadi, Senin (17/3/26)
Namun, janji tinggal janji. Hingga memasuki awal tahun 2026, proyek yang dijanjikan tak kunjung terealisasi, bahkan uang pokok milik korban pun tidak dikembalikan. Sikap MD yang sulit dihubungi dan terkesan menghindar memicu indikasi adanya niat jahat (mens rea) sejak awal.
Kuasa hukum korban menegaskan bahwa tindakan MD telah masuk ke ranah pidana, yakni perbuatan curang dan penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 492 dan 486 KUHP.
Akibat wanprestasi tersebut, total kewajiban yang harus dibayarkan MD kini membengkak menjadi Rp33 juta, akumulasi dari uang pokok dan bunga keterlambatan sebesar 20% per bulan.
Pihak kuasa hukum memberikan ultimatum keras kepada MD. Jika dalam waktu 1×24 jam tuntutan pengembalian dana tidak diindahkan, mereka akan mengambil langkah hukum
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis Djumadil, belum memberikan tanggapan meski telah coba dikonfirmasi oleh awak media.

Tinggalkan Balasan