TERNATE-SMK Negeri 2 Kota Ternate menerima bantuan dari Panitia Reuni Akbar Tahun 2026 yang dimotori oleh alumni Angkatan 1993 STM Negeri Ternate (Alumni Steman). Penyerahan bantuan dilakukan sebagai wujud kepedulian alumni terhadap perkembangan sekolah yang dahulunya menjadi tempat mereka berlabuh, Selasa (7/7/2026).
Penyerahan cenderamata berlangsung di Aula SMKN 2 Ternate dan diterima langsung oleh Kepala SMKN 2 Ternate, Mustafa Muhammad.
Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong para alumni yang terdiri atas enam unit lampu penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya, empat braket lampu, dua tiang listrik, dua unit podium, satu set mikrofon nirkabel untuk podium, serta satu unit megafon.
“Sebagai pihak penerima bantuan, kami sangat berterima kasih kepada para alumni Steman,” ujar Mustafa saat diwawancarai usai penerimaan bantuan.
Ia melanjutkan bahwa alumni hadir tidak hanya untuk membangun tali silaturahmi secara fisik, tetapi juga turut memperhatikan dan memberikan solusi atas kebutuhan sarana almamater. “Bagi kami, Reuni Akbar Steman 2026 kali ini memberikan nuansa yang berbeda, karena terdapat kolaborasi agenda edukasi antara sekolah dan alumni,” ujar Mustafa.
Mustafa memaparkan bahwa ada dua hal yang telah dilakukan. Pertama, panitia menggelar agenda gelar wicara (talkshow) dengan menghadirkan para alumni sukses dari berbagai bidang untuk membagikan kisah sukses mereka saat momen pembagian rapor murid. Kedua, beberapa bantuan yang diberikan oleh panitia Reuni Akbar Steman 2026 yang dimotori oleh Angkatan 1993 tersebut mampu memenuhi kebutuhan sekolah, terutama untuk fasilitas sarana pendukung yang memang belum tersedia.
Kolaborasi ini secara tegas memberikan edukasi yang sangat penting terhadap tingkat kepercayaan public untuk SMK Negeri 2 Kota Ternate.
“Bantuan lampu jalan panel surya 600 watt yang diberikan tidak hanya membuat jalan utama sekolah menjadi terang, tetapi juga mendukung upaya pihak sekolah untuk menjadikan SMK Negeri 2 Ternate sebagai sekolah pendukung pengembangan energi terbarukan,” kata Mustafa.
“Kami memang menargetkan sekolah ini nantinya menjadi pusat edukasi teknologi termasuk penggunaaan energi terbarukan,” pungkasnya mengakhiri. (*).


Tinggalkan Balasan