Ternate- Komitmen perang total melawan narkotika di Maluku Utara mencapai puncaknya di penghujung tahun, hal ini sejalan dengan Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia mengenai optimalisasi pencegahan narkoba.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, turun langsung menyaksikan pemusnahan barang bukti narkotika dalam acara Press Release Capaian Akhir Tahun yang digelar BNNP Maluku Utara di Kalumata Puncak, Senin (22/12/2025)

Kehadiran jenderal bintang dua tersebut, didampingi Danlanal Ternate dan jajaran Forkopimda, menjadi sinyal kuat sinergitas tanpa batas antar instansi untuk menyapu bersih peredaran Narkoba di bumi Moloku Kie Raha.

Plt. Kepala BNNP Maluku Utara, Kombes Pol. Taryono Raharja, memaparkan catatan impresif sepanjang Januari hingga Desember 2025. Tercatat, sebanyak 10 kasus besar berhasil dibongkar dengan total 11 tersangka yang kini mendekam di balik jeruji besi.

“Barang-barang hasil temuan yang kami musnahkan bersama-sama ini sudah kami uji sebelumnya untuk membuktikan keasliannya sebagai narkotika,” tegas Kombes Pol. Taryono di hadapan awak media dan tamu undangan.

Taryono menegaskan bahwa langkah BNNP sejalan dengan Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia mengenai optimalisasi pencegahan narkoba. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan menciptakan Provinsi Maluku Utara yang Bersinar (Bersih Narkoba) adalah tanggung jawab kolektif.

“Perang melawan narkoba bukan saja menjadi tugas BNN, tetapi menjadi tugas dan tanggung jawab semua bersama untuk bisa menjaga dan merawat generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” ucap Taryono kepada Seluruh Awak Media

Dalam pesannya, Taryono juga memberikan perhatian khusus pada peran unit terkecil masyarakat, yakni keluarga dan institusi pendidikan.

“Jadikan keluarga sebagai garda terdepan dalam melakukan deteksi dini agar anak-anak kita terhindar dari bahaya narkotika. Demikian juga di lingkungan pendidikan, mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi,” pungkasnya.

Wajib Dibaca: https://halamansofifi.id/2025/12/21/dosen-unkhair-ternate-guncang-panggung-asiatefl-hong-kong-ai-bukan-pengganti-guru-tapi-senjata-baru-pedagogi/

Pemusnahan ribuan gram narkoba ini menjadi simbol kemenangan kecil di tengah tantangan besar tahun 2026 mendatang. Dengan hadirnya Kapolda dan elemen Forkopimda, BNNP Maluku Utara menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi bandar dan pengedar untuk merusak masa depan Generasi Muda Maluku Utara.

Sementara itu barang bukti (BB) yang dimusnahkan hari ini tidak main-main, meliputi:

* Sabu-sabu: 170 Gram

* Ganja: 1.935 Gram (Barang bukti kasus)

* Ganja Temuan: 1.500 Gram