Ternate-Langkah besar diambil Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) dalam memperkuat pengabdian masyarakat. Bertempat di Kantor Pusat PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Tanjung Uli, pada Sabtu (3/1/2026), UNUTARA resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT IWIP.
Kerja sama ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat rentan di wilayah lingkar tambang, sekaligus menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Maluku Utara.
PT IWIP, melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), menggandeng UNUTARA untuk mengintegrasikan keahlian dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan dalam aksi nyata. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar lebih mandiri secara sosial dan ekonomi.
Rektor UNUTARA, Dr. M. Nasir Tamalene, dalam keterangannya mengungkapkan rasa optimisnya terhadap kolaborasi ini. Ia menyebutkan bahwa langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan pijakan operasional bagi proyek pemberdayaan di lapangan.
“Program ini akan resmi dimulai pada bulan Februari 2026. MoU ini memberikan legitimasi kuat bagi tim kami untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar kawasan industri,” ujar Dr. M. Nasir Tamalene.
Selain pengabdian masyarakat, MoU ini membuka gerbang lebar bagi civitas akademika UNUTARA melalui:
* Riset Terapan: Pengembangan penelitian berbasis kebutuhan lokal dan industri.
* Program Magang: Memberikan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa UNUTARA di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.
* Kesempatan Kerja: Peluang bagi lulusan UNUTARA untuk terserap langsung dalam dunia kerja di PT IWIP.
Prosesi penandatanganan yang berlangsung pukul 09.30 WIT ini dihadiri oleh jajaran petinggi PT IWIP, di antaranya Presiden Direktur Kevin HE, Kepala Teknik Tambang Iwan Kurniawan, serta jajaran manajer eksternal seperti Lukman Hakim, Moh. Fuad Albar, dan I Gede Pandu Wirawan.
Sementara itu, dari pihak UNUTARA, Rektor didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Sunaidin Ode Mulae dan Tim Pelaksana Proyek, Ade Haerullah.
Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi inklusif di Maluku Utara, memastikan kehadiran industri tambang sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan