Ternate. Memastikan stabilitas pangan di penghujung tahun, Perum Bulog Cabang Ternate melakukan langkah proaktif dengan meninjau langsung ketersediaan sembilan bahan pokok (Sembako) di Pasar Higienis Gamalama, Sabtu (27/12/25).

Dalam peninjauan ini, Bulog tidak bergerak sendiri. Tim didampingi oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Ternate dan Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate untuk memastikan tidak ada kendala distribusi maupun lonjakan harga yang tidak wajar di tengah masyarakat.

Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy, menjelaskan bahwa fokus utama dalam koordinasi lintas instansi ini adalah memastikan ketersediaan beras, khususnya beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), tetap mudah dijangkau oleh warga.

“Tujuan kegiatan hari ini adalah memastikan ketersediaan pangan, terutama beras SPHP, tetap tersedia di pasaran demi menjaga stabilitas harga di Kota Ternate,” ungkap Jefry usai meninjau lapak pedagang.

Kabar baik bagi masyarakat, Bulog Cabang Ternate memastikan tidak akan meliburkan aktivitas operasionalnya meski memasuki masa libur akhir tahun. Hal ini dilakukan demi menjamin rantai distribusi pangan tidak terputus.

“Operasional Bulog tidak diliburkan. Kami tetap membuka pelayanan untuk memastikan distribusi beras kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Pantau langsung harga di pasar Higienis Gamalama Ternate.

Selain beras, tim gabungan juga mengecek ketersediaan bahan pokok lainnya seperti gula, minyak goreng, dan tepung. Berdasarkan hasil pantauan sementara, stok pangan di Kota Ternate dinilai masih mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan menjelang perayaan Tahun Baru 2026.

Jefry menambahkan, pemantauan ini bukan yang terakhir. Pihaknya bersama Polres Ternate dan Dinas Ketahanan Pangan berencana akan kembali turun ke lapangan dalam beberapa hari ke depan secara intensif.

“Kami akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan stok pangan aman dan harga tetap terkendali hingga memasuki awal tahun 2026 nanti,” tutup Jefry.